Sabtu, 17 Oktober 2009

Demo Konsuil

Sabtu,2007-02-24, 07:36:43 WIB
MAHASISWA ADAKAN AKSI DEMO KONSUIL, KAJARI CIREBON DITUNTUT MUNDUR
Cirebon, Cakrabuananews.com - Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Aksi Solidaritas Mahasiswa Indonesia (BASMI), Front Aksi Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Cirebon (FAMUMC), Himpunan Aksi Mahasiswa STAIN Cirebon (HAMS) dan Gerakan Masyarakat Peduli Bangsa (GEMAPESA) belum lama ini mengadakan aksi demontrasi di depan pintu gerbang Kantor Kejaksaan Cirebon, dijaga ketat dari kesatuan Dalmas Polres Cirebon dan Sat Pol PP.
Puluhan aksi Demontrasi menuntut Kajari Cirebon agar diusut tuntas perihal Konsuil yang telah merugikan ribuan masyarakat di wilayah Cirebon, Pasalnya pihak Kajari tidak serius menangani kasus Konsuil tersebut sehingga puluhan mahasiswa menuntut Kajari Cirebon bila tidak mampu untuk mengusut sampai tuntas, dan bila tidak mampu untuk mengusut permasalahan tersebut mundur saja dari jabatanya atau di mutasai ke Papua tutur para aksi demontrasi.
Dari tabir hitam yang selama ini berada dalam lembaga hukum sampai saat ini masih belum terkuak, ketika penegakan supremasi hukum yang selalu didengungkan oleh setiap penguasa seharusnya menjadikan hukum sebagai panglima, serta supremasi hukum hanya dijadikan simbol agar dalam penanganan hukum di Cirebon betul betul dilakukan sesuai undang-undang berlaku di Indonesia sehingga terlihat oleh publik.
Aksi Demontrasi tersebut langsung diterima oleh Kasi intelejen Ikwanul Ridwan S SH didampingi Kasi Datum R.Valentino I,SH di depan pintu gerbang Kejaksaan untuk mengadakan bergaining (tawar menawar) dengan Kajari, dan para aksi tersebut menghendaki bertemu langsung dengan Kajari Ilman,SH dan para aksi langsung diterima oleh Kajari, dari ke-10 perwakilan mengadakan dialog langsung mengambil tempat di Aula Kajari
Dalam Dialog tersebut Para Aksi Demontrasi menuntut Kajari agar mengusut tuntas masalah Konsuil yang sudah merugikan ribuan masyarakat Cirebon yang memungut tanpa dasar sebesar Rp.45.000 bagi para pelanggan listrik dari tahun 2003 hingga sekarang ada kenaikan sebesar Rp.70 ribu, perwakilan aksi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Penyelamat Reformasi (GMPR) menyatakan dan menuntut, tindak tegas keberadaan Konsuil, Bubarkan Konsuil karena hanya merugikan Masyarakat, Stop pungutan liar yang dilakukan oleh Konsuil, Turunkan kepala Kejaksaan Negeri Sumber apabila tidak mampu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Kajari Cirebon Ilman,SH mengatakan, di depan perwakilan aksi demontrasi bahwa kami akan menangani dengan serius dan kami sudah memanggil saksi pelapor, karena kasus tersebut melibatkan orang banyak jadi akan kami tangani semasimal mungkin demi tegaknya supremasi hukum di Cirebon, untuk sementara kami akan melakukan full data,” tutur Ilman kepada cakrabuananews.com.
Sementara itu dikonfirmasi Saksi Pelapor Artur Simamora menjabat sebagai Ketua DPC Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Ko/Kab.Cirebon setelah diperiksa 5 jam oleh Kasih intelijen dalam surat panggilan nomor: R-21/0.2.31/Dek/02/2007 tentang permintaan keterangan. Artur mengatakan, kami dipangil oleh pihak Kajari untuk dimintai keterangan mendapat 8 pertanyaan yang menghabiskan waktu hingga 5 jam dari pk.12.00 WIB hingga pk.17.00 diruang Kasi Intelijen, pada dasarnya 8 pertanyaan tersebut pihak Kajari harus mengusut tuntas tentang permasalahan Konsuil.
Menurut Artur, keberadaan (legalitas) Konsuil, Dasar Hukum konsuil dan Agretitasi penunjukan sementara terhadap konsuil oleh Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) Nomor : 11.09.K/30/MEN/2005 tentang penetapan konsuil sebagai tenaga pemeriksa intalasi listrik, bukannya melakukan pungutan liar yang dilakukan oleh pihak konsuil terhadap ribuan masyarakat jadi kalau kita pandang perlu pihak konsuil telah melanggar tupoksi apa yang diterapkan oleh dirjen LPE tersebut, sehingga kami sebagai masyarakat Cirebon melaporkan tindakan Konsuil yang sudah merugian ribuan masyarakat Cirebon sehingga kami di depan pemeriksa meminta kepada Kajari Cirebon untuk mengusut tuntas tentang keberadaan konsuil karena konsuil sendiri bukannya pemerintah melainkan suatu organisasi yang diterapkan oleh PLN dan AKLI.
Kami melihat dari dasar AD/ART bahwa landasan hukum konsuil itu hanya UU Nomor 20 tahun 2002 tentang ketenaga listrikan dan UU tersebut telah dicabut legalitasnya oleh Makamah konstitusi.
Lebih lanjut Cakrabuananews meminta konfirmasi kepada pihak PT.PLN UPJ Cirebon yang diduga menerima 15 % dari hasil pungutan liar dilakukan oleh konsuil.
Kabag Humas PT.PLN Ir.H.Syukur melalui telepon selulernya mengatakan, “berita itu tidak benar kami pihak PLN tidak pernah menerima apapun dari Konsuil dan silahkan kalau mau konfirmasi langsung saja ke konsuil,” tutur Syukur.
Menurut, Suherman warga masyarakat Desa Jamblang Kec. Jamblang Kab.Cirebon menuturkan, bahwa kami sangat setuju sekali dengan diadakannya sikap oleh pihak mahasiswa yang melakukan aksi demo dalam artian untuk menegakkan supremasi hukum di Kab.Cirebon bukan hanya dilakukan oleh masyarakat kecil saja karena didalam kaca mata hukum setiap warga negara yang melanggar ketentuan hukum yang berlaku sama perlakuannya.
Agar Kajari Kab.Cirebon untuk mengusut tuntas kasus-kasus yang termuat dalam hukum dan para aksi demo sendiri bukannya mengusut hanya masalah konsuil saja tetapi menghendaki kasus yang lain juga harus terungkap( MM/Wa)



Sabtu, 17 Februari 2007 SEMARANG


AKLI Adukan Konsuil ke DPRD
SEMARANG- Para pengurus Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Semarang dan paguyuban Biro Teknik Listrik (BTL), Jumat (16/2) mengadukan Komite Nasional Keselamatan untuk Instalasi Listrik (Konsuil) ke Komisi A DPRD Kota Semarang.
AKLI mengeluhkan biaya pemeriksaan instalasi listrik oleh Konsuil, karena sangat memberatkan konsumen.
Usai pertemuan itu, Ketua AKLI Semarang Ir Suwarto MSi mengatakan, Konsuil menarik pembayaran untuk setiap pemeriksaan yang dilakukan. Biaya itu menjadi beban konsumen jasa listrik, dan pembayarannya melalui BTL. ''Itu pula yang membuat kami merasa berat, karena akhirnya terjadi pembengkakan anggaran,'' katanya.
Terkait keterlibatan BTL tersebut, dia mengaku tahun 2006 lalu pihaknya memang memberikan dukungan pada Konsuil. Namun tahun 2007 ini, pihaknya sudah berpikir untuk menarik dukungan itu.
Ia menyebutkan, untuk pemasangan listrik 450 volt ampere (VA) misalnya, biaya yang dibebankan adalah Rp 60.000, 900 VA sebesar Rp 70.000, 1.300 VA sebesar Rp 85.000, dan 2.200 VA sebesar Rp 95.000.
Selain itu, jika instalasi listrik belum sesuai standar, Konsuil akan meminta BTL memperbaiki dan kemudian dilakukan pemeriksaan ulang. Biaya pemeriksaan ulang itu juga dibebankan pada BTL. Proses semacam itu menyebabkan konsumen tidak bisa segera memperoleh sambungan listrik dari PLN.
Sertifikasi Pemeriksa
Dalam pertemuan dengan DPRD Kota, AKLI juga menyoal sertifikasi pemeriksa dari pihak Konsuil. Menurut Suwarto, selama ini yang sudah disertifikasi hanya BTL. Dia mengatakan, dasar tarif pemeriksaan tersebut mengacu pada surat Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 4067/45/600.4/2006, tentang persetujuan biaya pemeriksaan instalasi. Selain itu, pihaknya menunjukkan Keputusan Menteri ESDM. Namun setelah dicermati, ternyata surat itu belum dibubuhi nomor dan tanda tangan, alias masih berupa draft.
Sementara itu Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Dra Hj Elfi Zuhroh K MM mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak terkait, termasuk PLN, Konsuil, dan Kejaksaan. ''Karena merupakan persoalan nasional, kami akan berkoordinasi dengan DPRD Jateng dan rekan kami di Komisi VII DPR RI.''
Secara terpisah, Ir Soewadji MBA, Pemimpin Konsuil Wilayah Jateng-DIY menjelaskan, lembaganya dibentuk pemerintah dan bersifat independen serta nirlaba. Karenanya, lembaga ini memiliki dasar hukum yang diatur melalui Peraturan Pemerintah dan Keputusan Menteri.
Di samping itu, lembaga yang mulai beroperasi akhir 2005 di wilayah Jateng-DIY juga memiliki struktur hingga pusat di Jakarta. Terkait pengaduan AKLI soal kinerja Konsuil, ia siap menerima panggilan DPRD bila dikehendaki.
Selama ini Konsuil berupaya melakukan kontrol terhadap hasil pekerjaan BTL. Bila memang tak sesuai standar, pihaknya tak segan meminta BTL menggantinya. ''Soal penetapan tarif, itu kebijakan pusat yang berlaku nasional. Begitu pula dengan prosedur pemasangan listrik baru, Konsuil akan memeriksa sebelum diserahkan ke PLN''. (G6, H22-18)

cara bikin bensin

CARA BIKIN BENSIN
Tujuh tahun terakhir Zaenai Arifin rutin mengolah 1,5 ton singkong segar per hari menjadi keripik. Hasilnya 600kg keripik ia jual ke beberapa daerah di Pulau Jawa, Bali, dan Lampung. Selain keripik, singkong juga sering diolah menjadi tape. Begitulah secara turun-temurun anggota famili Euphorbiaceae itu dimanfaatkan. Namun, setahun terakhir singkong juga mengisi tangki-tangki motor dan mobil. Kendaraan itu melaju dengan bahan bakar singkong
Singkong diolah menjadi bioetanol, pengganti premium. Menurut Dr Ir Tatang H Soerawidjaja, dari Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB), singkong salah satu sumber pati. Pati senyawa karbohidrat kompleks. Sebelum difermentasi, pati diubah menjadi glukosa, karbohidrat yang lebih sederhana. Untuk mengurai pati, perlu bantuan cendawan Aspergillus sp. Cendawan itu menghasilkan enzim alfamilase dan gliikoamilase yang berperan mengurai pati menjadi glukosa alias gula sederhana. Setelah menjadi gula, bam difermentasi menjadi etanol.
Lalu bagaimana cara mengolah singkong menjadi etanol? Berikut Langkah-langkah pembuatan bioetanol berbahan singkong yang diterapkan Tatang H Soerawidjaja. Pengolahan berikut ini berkapasitas 10 liter per hari
1. Kupas 125 kg singkong segar, semua jenis dapat dimanfaatkan. Bersihkan dan cacah berukuran kecil-kecil.
2. Keringkan singkong yang telah dicacah hingga kadar air maksimal 16%. Persis singkong yang dikeringkan menjadi gaplek. Tujuannya agar lebih awet sehingga produsen dapat menyimpan sebagai cadangan bahan baku
3. Masukkan 25 kg gaplek ke dalam tangki stainless si eel berkapasitas 120 liter, lalu tambahkan air hingga mencapai volume 100 liter. Panaskan gaplek hingga 100"C selama 0,5 jam. Aduk rebusan gaplek sampai menjadi bubur dan mengental.
4. Dinginkan bubur gaplek, lalu masukkan ke dalam tangki sakarifikasi. Sakarifikasi adalah proses penguraian pati menjadi glukosa. Setelah dingin, masukkan cendawan Aspergillus yang akan memecah pati menjadi glukosa. Untuk menguraikan 100 liter bubur pati singkong. perlu 10 liter larutan cendawan Aspergillus atau 10% dari total bubur. Konsentrasi cendawan mencapai 100-juta sel/ml. Sebelum digunakan, Aspergilhis dikuhurkan pada bubur gaplek yang telah dimasak tadi agar adaptif dengan sifat kimia bubur gaplek. Cendawan berkembang biak dan bekerja mengurai pati
5. Dua puluh jam kemudian, bubur gaplek berubah menjadi 2 lapisan: air dan endapan gula. Aduk kembali pati yang sudah menjadi gula itu, lalu masukkan ke dalam tangki fermentasi. Namun, sebelum difermentasi pastikan kadar gula larutan pati maksimal 17—18%. Itu adalah kadar gula maksimum yang disukai bakteri Saccharomyces untuk hidup dan bekerja mengurai gula menjadi alkohol. Jika kadar gula lebih tinggi, tambahkan air hingga mencapai kadar yang diinginkan. Bila sebaliknya, tambahkan larutan gula pasir agar mencapai kadar gula maksimum.
6. Tutup rapat tangki fermentasi untuk mencegah kontaminasi dan Saccharomyces bekerja mengurai glukosa lebih optimal. Fermentasi berlangsung anaerob alias tidak membutuhkan oksigen. Agar fermentasi optimal, jaga suhu pada 28—32"C dan pH 4,5—5,5.
7. Setelah 2—3 hari, larutan pati berubah menjadi 3 lapisan. Lapisan terbawah berupa endapan protein. Di atasnya air, dan etanol. Hasil fermentasi itu disebut bir yang mengandung 6—12% etanol
8. Sedot larutan etanol dengan selang plastik melalui kertas saring berukuran 1 mikron untuk menyaring endapan protein.
9. Meski telah disaring, etanol masih bercampur air. Untuk memisahkannya, lakukan destilasi atau penyulingan. Panaskan campuran air dan etanol pada suhu 78"C atau setara titik didih etanol. Pada suhu itu etanol lebih dulu menguap ketimbang air yang bertitik didih 100°C. Uap etanol dialirkan melalui pipa yang terendam air sehingga terkondensasi dan kembali menjadi etanol cair.
10. Hasil penyulingan berupa 95% etanol dan tidak dapat larut dalam bensin. Agar larul, diperlukan etanol berkadar 99% atau disebut etanol kering. Oleh sebab itu, perlu destilasi absorbent. Etanol 95% itu dipanaskan 100"C. Pada suhu ilu, etanol dan air menguap. Uap keduanya kemudian dilewatkan ke dalam pipa yang dindingnya berlapis zeolit atau pati. Zeolit akan menyerap kadar air tersisa hingga diperoleh etanol 99% yang siap dieampur denganbensin. Sepuluh liter etanol 99%, membutuhkan 120— 130 lifer bir yang dihasilkan dari 25 kg gaplek

LIMBAH YANG DAPAT DIMANFAATKAN
Gundukan limbah sawit itu meninggi setiap hari. Limbah berupa bekas cangkang, serat, pelepah sawit, batang sawit di lahan seluas lapangan sepak bola itu mengeluarkan bau tak sedap. 'Satu pabrik kelapa sawit bisa menghasilkan 100 ton limbah,' kata Isroi, periset Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia, Bogor. Limbah tak berfaedah? Sampah itu potensial sebagai pengisi tangki mobil.
Limbah sawit untuk premium mungkin masih terdengar aneh. Namun, 'Limbah kaya biomassa paling potensial saat ini,' kata Agus Eko Tjahyono, kepala Balai Besar Teknologi Pati, BPPT. Limbah sawit kaya selulosa dan hemiselulosa. Tandan kosong kelapa sawit saja masing-masing mengandung 45% selulosa dan 26% hemiselulosa. Tingginya kadar selulosa pada polisakarida itu dapat dihidrolisis menjadi gula sederhana dan selanjutnya difermentasi menjadi etanol.
Limbah kelapa sawit jumlahnya melimpah. Sebuah pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas 60 ton tandan/jam dapat menghasilkan limbah 100 ton/hari. Di Indonesia terdapat 470 pabrik pengolahan kelapa sawit. Limbahnya mencapai 28,7-juta ton dalam bentuk cair dan 15,2-juta ton limbah padat per tahun. 'Jika seluruh limbah sawit diolah menjadi etanol bisa menggantikan seluruh kebutuhan premium,' kata Isroi.
Jerami padi
Dr Ronny Purwadi, periset Departemen Teknologi Kimia Institut Teknologi Bandung sukses mengolah limbah kelapa sawit menjadi bioetanol. Ia mencacah tandan konsong kelapa sawit bersama limbah lainnya secara manual. 'Di Indonesia alatnya belum tersedia, di Malaysia sudah dijual bebas,' kata pria kelahiran Bandung itu.
Alumnus Departemen Teknik Kimia, Chalmers University, Swedia itu kemudian memberikan larutan asam sulfat encer berkonsentrasi 1-3% sebagai bagian dari tahap hidrolisis. Proses pemanasan dalam hidrolisis terbagi 2, yaitu pemisahan lignin dan pemisahan lignoselulosa untuk menghasilkan gula.
Untuk memecah lignin, Ronny memanaskan cacahan kelapa sawit pada suhu 120-170oC dengan tekanan 4 bar. Proses berlangsung 0,5-1 jam menggunakan perebus otoklaf. Setelah selesai, hidrolisis berpindah ke otoklaf lainnya. Proses hidrolisis kedua, dengan suhu 240oC selama 45 menit. Hasilnya berupa hidrolisat gula terpisah dari kotoran.
Proses selanjutnya mirip fermentasi bioetanol lain menggunakan mikroba Sacharomycetes cereviceae. Fermentasi dalam fermentor pada pH 5 dan suhu 30oC selama 16-24 jam. Pengadukan dan pemanasan harus kontinu agar suhu dan pH stabil. 'Rendemen yang diperoleh sekitar 12%,' kata Ronny. Artinya dari 1 ton limbah kelapa sawit dihasilkan 120 liter bioetanol.
Mirip
Selain tandan kelapa sawit, bahan baku bioetanol lain: jerami. 'Secara garis besar pengolahan limbah yang berasal dari serat sama,' kata Isroi. Jerami padi kaya selulosa dan hemiselulosa masing-masing 39% dan 27,5%. Oleh sebab itu ia mengujicoba jerami sebagai bahan baku bioetanol. Ia mengumpulkan 10 ton jerami padi segar di ruang terbuka. Batang padi kemudian dipotong kecil-kecil, 0.5-1 cm.
Cacahan jerami kemudian direndam kapur 0,5% selama 1-2 minggu. Alumnus pascasarjana IPB itu menghidrolisis bahan dengan mencampurkan asam sulfat berkonsentrasi 1-5% dan suhu hingga 180oC. Setelah itu prosesnya mirip fermentasi bioetanol pada umumnya. Mikroba yang digunakan ragi roti alias Sacharomycetes cereviceae. Mikroba lain harus mampu mengkonversi silosa berupa selulosa dan hemiselulosa berantai karbon 5 menjadi bioetanol. 'Untuk itu, saya menyeleksi ribuan mikroorganisme,' kata Isroi.
Setelah hidrolisat difermentasi selama 16-24 jam, tahap berikutnya purifikasi etanol. Proses purifikasi etanol ini sama dengan purifikasi ethanol dari singkong. Prosesnya meliputi destilasi dan dehidrasi. Proses destilasi meningkatkan kandungan etanol hingga 95%. Sisa air dihilangkan dengan proses dehidrasi hingga kandungan etanol mencapai 99.5%. Etanol siap dimasukkan ke tangki kendaraan bermotor. Rendemennya mencapai 7,65%.
Itu artinya, jika produksi jerami padi 10-15 ton/ha berkadar air 60%, bisa diolah menjadi 766-1.148 liter etanol/ha. 'Biaya produksinya pun lebih rendah dibandingkan mengimpor etanol,' kata Isroi. Menurut data BPS pada 2006, luas sawah di Indonesia 11,9-juta ha. Artinya, potensi jerami padi 119-juta ton yang berpotensi menghasilkan lebih dari 9,1-miliar liter etanol. Jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan bensin nasional.


Berkembang
Di Indonesia penelitian pengolahan limbah selulosa menjadi etanol masih sangat minim. 'Swedia telah memproduksi bioetanol dari limbah pulp kertas,' kata Ronny, yang berguru pada Prof J M Taherzadeh, ahli etanol selulosik dunia. Swedia memulai riset etanol berbasis selulosa semenjak 1995 pada skala laboratorium. Lantas, sejak 2005 negara itu membuat pilot plant skala kecil dengan memproduksi 200 l/hari. 'Jumlah itu cukup lantaran jumlah mobil masih sedikit,' kata Ronny. Harganya pun murah: 5 krone alias Rp6.000/liter.
Sedangkan di Amerika, para peneliti menganalisis ongkos produksi etanol asal selulosik dan dari biji-bijian. Mark Wright dan Robert Brown periset Iowa State University, Amerika Serikat dalam penelitiannya menunjukkan produksi bahan bakar asal biji-bijian secara konvensional meningkat US$9 sen/liter. Itu lantaran harga bahan baku menjulang. Sedangkan biaya produksi etanol selulosik turun US$9,5 sen/liter karena kemajuan teknologi.
Indonesia kaya dengan matahari dan air, sehingga tanaman selulosa mudah tumbuh. Jika didukung penelitian memadai, produksi bioetanol selulosik efektif untuk dikembangkan. 'Limbah biomassa paling potensial karena tidak bersaing dengan pangan,' kata Meine van Noordwijk, direktur regional International Centre for Research in Agroforestry, Bogor.
Produksi bioetanol dari limbah tak butuh penanaman khusus sehingga tidak perlu perluasan lahan dan penggunaan pupuk kimia. Selain itu, penggunaan limbah juga membantu mengatasi permasalahan lingkungan seperti polusi air, udara, dan tanah. (Vina Fitriani/Peliput: Faiz Yajri)

Rangkuman Masalah Listrik dan Konsuil

Senin, 03 Desember 2007 Konspirasi PLN, AKLI dan KONSUIL tipu Konsumen? Tags: PLN, PLN, AKLI, KONSUIL, KONSUMEN


Harus diakui bahwa peranan PT. (Persero) PLN telah banyak memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Sayangnya dalam prakteknya, masih banyak ditemukan fakta banyak oknum PLN yang tega-teganya memanfaatkan ketidak tahuan konsumen. Maklum memang memang masih memegang "monopoli" urusan pasokan listrik. Seperti di Kabupaten Jember dan sekitarnya, PLN telah berhasil bermain cantik bersama mitra kerjanya bernama Asosiasi Kontraktor Listri Indonersi (AKLI) dan Konsuil untuk memperdayakan konsumen. Berdasarkan fakta yang kami himpun, misalnya : Tarif Pasang Baru, dalam berbagai keterangan pihak PLN, biaya pasang baru yang wajib dibayar konsumen hanya biaya BP dan UJL, tergantung voltage yang diinginkan konsumen, taruhlah dengan daya sebesar 900 Volt, konsumen seharusnya hanya bayar sebesar Rp. 363.000,- Soal instalasi mestinya bisa dipasang sendiri oleh konsumen atau bisa juga diserahkan kepada PLN. Jika dipasang PLN, maka konsumen wajib membayar 100 % biaya instalasi. Itupun, sebenarnya tidak lebih Rp. 1 juta. Jadi biaya yang harus dibayar konsumen sekitar Rp. 1,5 juta. Kenyataannya, untuk biaya pasang baru konsumen dikenakan sebesar Rp. 3 - 3,5 juta. Jika konsumen tidak memenuhi tarif liar yang sudah ditentukan, maka resikonya konsumen tidak akan segera dilayani. Peranan konsuil sebagai mitra kerja PLN yang memberikan sertifikasi kelayakan instalasi, sebenarnya terkesan awu-awu dan tidak jelas. Belum lagi permainan tarif, yang konsumen susah memantau. Tidak sedikit konsumen membayar tagihan setiap bulan tanpa memeriksa bertele-tele meteran yang telah digunakannya. Kalaupun dipertanyakan pihak PLN tentu sudah punya jawabannya yang tidak peduli konsumen mengerti atau tidak. Pergantian Meteran KWH juga bermasalah. Pasalnya, setelah diganti banyak konsumen yang mengeluh malah tagihan bulanannya bengkak. Disamping itu, banyak ditemukan kasus, pergantian Meteran KWH malah terkena jaring OPAL, padahal yang masang juga orang PLN sendiri.

MAHASISWA ADAKAN AKSI DEMO KONSUIL, KAJARI CIREBON DITUNTUT MUNDUR
Cirebon, Cakrabuananews.com - Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Aksi Solidaritas Mahasiswa Indonesia (BASMI), Front Aksi Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Cirebon (FAMUMC), Himpunan Aksi Mahasiswa STAIN Cirebon (HAMS) dan Gerakan Masyarakat Peduli Bangsa (GEMAPESA) belum lama ini mengadakan aksi demontrasi di depan pintu gerbang Kantor Kejaksaan Cirebon, dijaga ketat dari kesatuan Dalmas Polres Cirebon dan Sat Pol PP.
Puluhan aksi Demontrasi menuntut Kajari Cirebon agar diusut tuntas perihal Konsuil yang telah merugikan ribuan masyarakat di wilayah Cirebon, Pasalnya pihak Kajari tidak serius menangani kasus Konsuil tersebut sehingga puluhan mahasiswa menuntut Kajari Cirebon bila tidak mampu untuk mengusut sampai tuntas, dan bila tidak mampu untuk mengusut permasalahan tersebut mundur saja dari jabatanya atau di mutasai ke Papua tutur para aksi demontrasi.
Dari tabir hitam yang selama ini berada dalam lembaga hukum sampai saat ini masih belum terkuak, ketika penegakan supremasi hukum yang selalu didengungkan oleh setiap penguasa seharusnya menjadikan hukum sebagai panglima, serta supremasi hukum hanya dijadikan simbol agar dalam penanganan hukum di Cirebon betul betul dilakukan sesuai undang-undang berlaku di Indonesia sehingga terlihat oleh publik.
Aksi Demontrasi tersebut langsung diterima oleh Kasi intelejen Ikwanul Ridwan S SH didampingi Kasi Datum R.Valentino I,SH di depan pintu gerbang Kejaksaan untuk mengadakan bergaining (tawar menawar) dengan Kajari, dan para aksi tersebut menghendaki bertemu langsung dengan Kajari Ilman,SH dan para aksi langsung diterima oleh Kajari, dari ke-10 perwakilan mengadakan dialog langsung mengambil tempat di Aula Kajari
Dalam Dialog tersebut Para Aksi Demontrasi menuntut Kajari agar mengusut tuntas masalah Konsuil yang sudah merugikan ribuan masyarakat Cirebon yang memungut tanpa dasar sebesar Rp.45.000 bagi para pelanggan listrik dari tahun 2003 hingga sekarang ada kenaikan sebesar Rp.70 ribu, perwakilan aksi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Penyelamat Reformasi (GMPR) menyatakan dan menuntut, tindak tegas keberadaan Konsuil, Bubarkan Konsuil karena hanya merugikan Masyarakat, Stop pungutan liar yang dilakukan oleh Konsuil, Turunkan kepala Kejaksaan Negeri Sumber apabila tidak mampu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Kajari Cirebon Ilman,SH mengatakan, di depan perwakilan aksi demontrasi bahwa kami akan menangani dengan serius dan kami sudah memanggil saksi pelapor, karena kasus tersebut melibatkan orang banyak jadi akan kami tangani semasimal mungkin demi tegaknya supremasi hukum di Cirebon, untuk sementara kami akan melakukan full data,” tutur Ilman kepada cakrabuananews.com.
Sementara itu dikonfirmasi Saksi Pelapor Artur Simamora menjabat sebagai Ketua DPC Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Ko/Kab.Cirebon setelah diperiksa 5 jam oleh Kasih intelijen dalam surat panggilan nomor: R-21/0.2.31/Dek/02/2007 tentang permintaan keterangan. Artur mengatakan, kami dipangil oleh pihak Kajari untuk dimintai keterangan mendapat 8 pertanyaan yang menghabiskan waktu hingga 5 jam dari pk.12.00 WIB hingga pk.17.00 diruang Kasi Intelijen, pada dasarnya 8 pertanyaan tersebut pihak Kajari harus mengusut tuntas tentang permasalahan Konsuil.
Menurut Artur, keberadaan (legalitas) Konsuil, Dasar Hukum konsuil dan Agretitasi penunjukan sementara terhadap konsuil oleh Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE) Nomor : 11.09.K/30/MEN/2005 tentang penetapan konsuil sebagai tenaga pemeriksa intalasi listrik, bukannya melakukan pungutan liar yang dilakukan oleh pihak konsuil terhadap ribuan masyarakat jadi kalau kita pandang perlu pihak konsuil telah melanggar tupoksi apa yang diterapkan oleh dirjen LPE tersebut, sehingga kami sebagai masyarakat Cirebon melaporkan tindakan Konsuil yang sudah merugian ribuan masyarakat Cirebon sehingga kami di depan pemeriksa meminta kepada Kajari Cirebon untuk mengusut tuntas tentang keberadaan konsuil karena konsuil sendiri bukannya pemerintah melainkan suatu organisasi yang diterapkan oleh PLN dan AKLI.
Kami melihat dari dasar AD/ART bahwa landasan hukum konsuil itu hanya UU Nomor 20 tahun 2002 tentang ketenaga listrikan dan UU tersebut telah dicabut legalitasnya oleh Makamah konstitusi.
Lebih lanjut Cakrabuananews meminta konfirmasi kepada pihak PT.PLN UPJ Cirebon yang diduga menerima 15 % dari hasil pungutan liar dilakukan oleh konsuil.
Kabag Humas PT.PLN Ir.H.Syukur melalui telepon selulernya mengatakan, “berita itu tidak benar kami pihak PLN tidak pernah menerima apapun dari Konsuil dan silahkan kalau mau konfirmasi langsung saja ke konsuil,” tutur Syukur.
Menurut, Suherman warga masyarakat Desa Jamblang Kec. Jamblang Kab.Cirebon menuturkan, bahwa kami sangat setuju sekali dengan diadakannya sikap oleh pihak mahasiswa yang melakukan aksi demo dalam artian untuk menegakkan supremasi hukum di Kab.Cirebon bukan hanya dilakukan oleh masyarakat kecil saja karena didalam kaca mata hukum setiap warga negara yang melanggar ketentuan hukum yang berlaku sama perlakuannya.
Agar Kajari Kab.Cirebon untuk mengusut tuntas kasus-kasus yang termuat dalam hukum dan para aksi demo sendiri bukannya mengusut hanya masalah konsuil saja tetapi menghendaki kasus yang lain juga harus terungkap( MM/Wa)

Konsuil bakal tertibkan anggota AKLI
MAKASSAR :
Komite Nasional Keselamatan untuk Instalasi Listrik (Konsuil) wilayah Sultan Batara bakal menertibkan dan mengancam mencabut ijin kerja anggota AKLI yang melanggar aturan dasar pemasangan jaringan listrik. Penegasan itu terkait dengan penemuan sejumlah kasus penginstalasian listrik yang menyebabkan kebakaran.
Ketua Konsuil Sultan Batara, H Akhmad Parikesit mengungkap hal itu kepada GSF, pekan lalu. Akhmad menjelaskan Konsuil akan melakukan pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik yang sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Bahkan Konsuil yang mulai bekerja Agustus 2008 lalu itu, akan langsung mengecek kelayakan instalasi.
Dia mengungkapkan ada Sembilan item sistem pengawasan yang akan dijalankan, diantaranya mengecek gambar instalasi, daya terpasang, polarisasi pemasangan dan pembumian jaringan. Dia mengaku, jika ditemukan pelanggaran maka Konsuil akan mengeluarkan SK tidak layak operasi kepada anggota AKLI.
“Kalau tidak standar maka Konsuil tidak akan menerbitkan hak operasi lagi kepada kontraktor listrik. Konsumen belum menyadari adanya kebocoran daya dari pemasangan instalasi, dimana biayanya harus dibayar setiap bulan melalui tagihan listrik,” kata dia.
Dia mengungkapkan, Konsuil akan menggunakan dasar hukum Undang Undang No 15 tahun 1985 soal ketenagalistrikan. Konsuil juga berpatokan pada UU Konsumen No 8 tahun 1999 pasal 8 tentang perlindungan konsumen. Kedua UU tersebut akan menjerat konstraktor instalasi dengan hukuman lima tahun penjara dan denda sebesar Rp5 miliar.
//kasus kebakaran//
Akhmad menambahkan, komitmen Konsuil untuk menertibkan dan meninjau instalasi terkait dengan maraknya kasus kebakaran yang disebabkan kesalahan instalasi. Dia belum bisa menyebutkan berapa besaran masalah instalasi yang menyebabkan kebakaran di Sultan Batara, namun Konsuil sudah memasukkan kasus kebakaran dalam agenda kerja.
Dia memberi gambaran 50% kasus kebakaran di Jakarta disebabkan pemasangan instalasi yang menyalahi aturan standarisasi dari pemerintah. Kasus itu secara otomatis melibatkan jasa kelistirikan, misalnya AKLI dan AKLINDO.
Dalam waktu dekat Konsuil akan melakukan MoU dengan PLN Sulselrabar, AKLI dan AKLINDO untuk mencapai kesepakatan dalam mematuhi aturan standarisasi instalasi. Termasuk akan melakukan inspeksi dilapangan yang berdasarkan laporan dari konsumen.
“Kantor Konsuil akan menerima semua laporan dari konsumen untuk dilakukan pemeriksaan instalasi. Konsuil juga menerima dari AKLI dan PLN jika ada ditemukan penyimpangan dalam pengisntalasi jaringan listrik,” tutur dia. (pay)

LAPORAN : SALIM
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Kehadiran Komite Nasional Keselamatan Untuk Instalasi Listrik (KONSUIL) dinilai tidak menyelesaikan masalah, tapi justru lebih menambah permasalahan pelanggan. Selain tidak bertanggungjawab terhadap pemeriksaan yang dilakukan terhadap pelanggan PLN, Konsuil juga telah melakukan kutipan Rp85 ribu perpelanggan saat survei ke calon pelanggan 1.300 VA.
Hal itu terungkap ditengah-tengah persiapan Serikat Pekerja Listrik Indonesia dan Asosiasi Konstruksi Listrik Indonesia (Akli) yang akan melakukan demo pada 27 Juni 2007 ini. Pada pertemuan di Kolam Renang Bulungan Jakarta, Jumat (22/6) hadir Ketua Akli, Ir. Suhendra Suhuda dan Sekjen DPP SPLI Dadang, dan Ketua DPD SPLI DKI Jakarta, KL Toruan bersama ratusan anggota lainnya.
Dalam keterangannya, Suhendra dan Dadang menyatakan sangat dirugikan akibat munculnya Konsuil karena membuat pelanggan terbebani. Padahal pekerjaan awal untuk menilai layak tidaknya dilakukan pemasangan listrik pelanggan seharusnya diserahkan ke ahlinya, yaitu AKLI.
Untuk itu, Suhendra mengatakan sangat banyak kerugian yang diderita akibat tindakan Konsuil yang melakukan praktek di lapangan tanpa adanya pertanggunganjawab tentang dana yang dikutip dari pelanggan. Menurutnya, jika Konsuil menyatakan pelanggan baru itu tidak layak pasang listrik maka dana yang sudah disetor tidak dikembalikan.
Ia mengatakan sangat prihatin dengan kondisi ini, karena Konsuil seharusnya menilai pelanggan yang sudah lama berlangganan untuk mengetahui kondisi. Sementara untuk pasang baru merupakan pekerjaan AKLI, karena memang memiliki kemampuan di bidang itu.
Dan yang cukup mencengangkan menurutnya, ternyata dalam setahun Konsuil dapat mengumpulkan dana hingga Rp 72 miliar. “Dana itu dipertanggungjawabkan ke siapa dan apa manfaatnya bagi pelanggan dan PLN,” kata Suhendra.
Sementara Dadang mengatakan Konsuil juga memiliki SK yang aneh karena hanya dikeluarkan seorang GM PLN di Jakarta sementara ketentuan Konsuil sudah mulai merambah secara nasional. Untuk itu, ia mengatakan karena sudah tidak tahan melihat praktik yang tidak jelas ini maka demo secara besar-besaran akan digelar 27 Juni 2007 nanti di Jakarta guna menolak Konsuil.***
HARIAN PELITA

Desakan Pembubaran Konsuil Wilayah III Kembali Mencuat [Nusantara]
Desakan Pembubaran Konsuil Wilayah III Kembali Mencuat


Kabupaten Cirebon, Pelita
Desakan pembubaran Komite Nasional Keselamatan Untuk
Instalasi Listrik (Konsuil) di wilayah III Cirebon (Kota/
Kabupaten Cirebon, Indramayu, dan Kuningan) kembali mencuat.
Desakan disuarakan Arthur Simamora, Ketua Investigasi LSM Komite
Nasional Bela Negara (KNBN) Jawa Barat (Jabar), kepada Pelita ,
Sabtu (30/5).
Menurut Arthur, dirinya menerima surat dari LSM Forum Peduli
Rakyat yang isinya juga pernyataan tentang banyaknya indikasi
penyimpangan dan konspirasi yang dilakukan oknum Konsuil dengan
pihak PLN.
LSM Forum Peduli Rakyat (FPR), dalam surat pernyataannya
yang dikutip Pelita menyebutkan 10 poin tentang kasus Konsuil.
Diantaranya menyatakan, sejak adanya Konsuil, tingkat kebakaran
rumah karena instalasi listrik, bukannya menurun, malahan
bertambah. Menurut LSM itu akibat kelalaian Konsuil yang rawan
suap, dan didalam mengeluarkan (Sertifikat Laik Operasi) secara
asal-asalan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Selain itu, instalasi kabel tumpur tidak pernah diperiksa.
Apalagi daerah yang termasuk terpencil Konsuil malas mensurvei,
dengan cukup berhenti di kantor-kantor pembantu (KP) PLN,
menunggu jatah oknum PLN/calo SLO tetap bisa keluar banyak
terbukti. LSM ini juga menemukan biaya Konsuil dengan harga yang
sangat mahal. Biaya itu dianggap sangat mencekik masyarakat
disaaat harga biaya penyambungan PLN dan UJL yang melambung naik.
Menurut Arthur, keberadaan Konsuil sudah lama dibentuk sejak
Mei tahun 2003 di Banten berdasarkan MoU antara PT PLN (Persero),
Konsuil, dan AKLI Jawa Barat dengan program awal merupakan
program percontohan.
Dalam praktiknya, kata dia, khususnya untuk Wilayah III
Cirebon, pihak Konsuil telah melakukan pungutan via AKLI setempat
terhadap pelanggan baru sebesar Rp60.000 yang kemudian turun
menjadi Rp45.000.
Ironisnya, kata Arthur, pihak PT PLN (Persero) setempat
tidak akan melaksanakan penyambungan arus listrik terhadap
pelanggan atau masyarakat, jika belum ada SLO dari Konsuil.
Informasinya, hanya AKLI Kota Cirebon saja yang tidak sudi
dijadikan sarana pemungutan kepada masyarakat oleh Konsuil.
Lebih tegas lagi Arthur mengatakan, tugas Konsuil adalah
memeriksa kelaikan instalatir untuk penerbitan Sertifikat Laik
Operasi (SLO). Namun, Arthur meragukan keahlian petugas Konsuil
karena rata-rata mereka berpendidikan hanya STM Kelistrikan.
Sedangkan instalatir AKLI pendidikannya lebih tinggi karena rata-
rata DIII sampai S1.
Arthur sendiri mengaku pernah melaporkan kasus Konsuil ini
ke Kejaksaaan Negeri (Kejari) Sumber awal tahun 2007 lalu.
Dirinya bahkan telah diperiksa sebagai saksi pelapor selama tiga
jam oleh penyidik kejaksaan dengan jumlah delapan pertanyaan.
Namun, sampai sekarang penanganan kasus itu masih menggantung.
Saya jadi heran dan tidak habis pikir. Kalau memang ada
penghentian penyidikan karena tidak ditemukan bukti-bukti kuat,
ya mestinya ada SP3 (Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan)
dan untuk itu saya harus diberi tahu sebagai saksi pelapor. Tapi
mana, sampai sekarang tidak ada kejelasannya, ungkapnya kesal.
Untuk itu, dirinya meminta aparat kejaksaan atau kepolisian
untuk kembali segera mengusut tuntas serta membubarkan keberadaan
lembaga Konsuil, karena diduga kuat lembaga tersebut hanya
merupakan sarana pungli.
Menanggapi hal ini, Manager PT PLN (Persero) APJ Cirebon Mat
Dahlan ketika dihubungi Pelita via telepon seluler, Sabtu (30/5)
megatakan, desakan mengenai pembubaran Konsuil adalah diluar
kewenangan PLN. Sebab, kata dia PLN sifatnya hanya user, dan
keberadaan Konsuil dibentuk oleh pemerintah berdasarkan undang-
undang yang ada. Konsuil dibentuk untuk melakukan controlling
kelaikan terhadap pemasangan instalasi yang dilakukan rekanan PLN
yaitu AKLI untuk kemudian diterbitkan SLO.
Jadi jelas, masalah pembubaran Konsuil itu diluar
kewenangan PLN. Kita hanya sebagai user saja. Sebab, yang namanya
pemasangan listrik itu rentan terjadi kecelakaan, sehingga perlu
dilakukan pengontrolan. Takutnya terjadi penggunaan kabel yang
tidak kelihatan, atau penggunaan MCB yang tidak standar
misalnya, kata Dahlan.
Karena akses terbatas, hingga berita ini diturunkan, Pelita
belum dapat konfirmasi dengan pihak Konsuil, AKLI maupun Kejari
Sumber. (ck-38

LIPUTAN 6
Liputan6.com, Jakarta: Ratusan anggota Serikat Pekerja Listrik (SPL), Senin (9/7), berdemonstrasi di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Mereka menuntut pembubaran Komite Nasional Keselamatan untuk Instalasi Listrik (Konsuil) yang diduga melakukan praktik korupsi sehingga merugikan negara triliunan rupiah.

Pengunjuk rasa menuding lembaga bentukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) tersebut memungut biaya sertifikasi laik operasi dari setiap calon pelanggan PLN. Setiap permintaan sambungan listrik, pelanggan diharuskan membayar biaya yang besarnya bergantung pada nilai daya yang diinginkan.

Di Jakarta dan Tangerang, Banten saja, dana ini mencapai Rp 80 miliar per bulan. Sementara untuk Indonesia, angkanya diperkirakan mencapai triliunan rupiah per tahun. Hingga kini, pejabat PLN menolak memberikan konfirmasi.(REN/Tim Liputan 6 SCTV)

SUARA MERDEKA
Pungutan Konsuil Diminta Dihentikan
SEMARANG - Komisi A DPRD Kota Semarang merekomendasikan, agar pungutan yang dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan untuk Instalasi Listrik (Konsuil) dihentikan sementara. Hal itu karena belum ada dasar hukum yang kuat mengenai pungutan biaya pemeriksaan instalasi listrik oleh komite itu. Namun, pada saat yang sama, kinerja pemeriksaan instalasi harus tetap dilakukan.
Demikian disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Bambang Sutrisno didampingi anggota Bhre Maharsa Quartaris, Jumat (23/2). Dikatakannya, rekomendasi itu merupakan hasil dengar pendapat Komisi A tentang pengaduan Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI).
''Selanjutnya, Komisi A akan berkonsultasi dengan Komisi VII DPR, yang membidangi persoalan tersebut. Sebab, persoalan Konsuil tidak semata-mata terjadi di Semarang, melainkan juga ditemukan di daerah lainnya,'' ujar wakil rakyat dari PDI-P itu .
Sebelumnya, Komisi A DPRD menerima pengaduan AKLI dan paguyuban Biro Teknik Listrik (BTL) soal Konsuil. AKLI mengeluhkan biaya pemeriksaan instalasi listrik oleh Konsuil. Alasannya, biaya tersebut memberatkan konsumen.
Bambang menjelaskan, Komisi A juga meminta agar PT PLN (Persero) proaktif mengoordinasikan pihak-pihak yang terkait, mulai dari Konsuil, AKLI, serta Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K), dalam menyelaraskan pendapat mengenai kinerja dan penentuan besaran biaya pemeriksaan. PLN dan Konsuil juga diminta mengintensifkan pelaksanaan sosialisasi pada masyarakat.
''Sejauh ini, keberadaan Konsuil cenderung menambah cost dan memperpanjang birokrasi bagi masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaan tugas Konsuil harus sesuai dengan tugas dan wewenangnya,'' imbuh Bhre Maharsa, dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Ketua AKLI Semarang Ir Suwarto MSi mengatakan, organisasinya tidak mau dijadikan bemper oleh Konsuil dalam memungut biaya pemeriksaan. Kalau lembaga itu ingin mengambil, mestinya penarikan itu dilakukan sendiri, tanpa melewati AKLI.
''Yang terjadi sekarang, AKLI seperti dibenturkan dengan masyarakat, sementara Konsuil tidak mau berhadapan langsung,'' kata dia. (H9,H12-62)

PELITA
Desakan Pembubaran Konsuil Wilayah III Kembali Mencuat
Laporan:
Desakan pembubaran Komite Nasional Keselamatan Untuk Instalasi Listrik (Konsuil) di wilayah III Cirebon (Kota/ Kabupaten Cirebon, Indramayu, dan Kuningan)
Desakan Pembubaran Konsuil Wilayah III Kembali Mencuat Kabupaten Cirebon, Pelita Desakan pembubaran Komite Nasional Keselamatan Untuk Instalasi Listrik (Konsuil) di wilayah III Cirebon (Kota/ Kabupaten Cirebon, Indramayu, dan Kuningan) kembali mencuat. Desakan disuarakan Arthur Simamora, Ketua Investigasi LSM Komite Nasional Bela Negara (KNBN) Jawa Barat (Jabar), kepada Pelita , Sabtu (30/5). Menurut Arthur, dirinya menerima surat dari LSM Forum Peduli Rakyat yang isinya juga pernyataan tentang banyaknya indikasi penyimpangan dan konspirasi yang dilakukan oknum Konsuil dengan pihak PLN. LSM Forum Peduli Rakyat (FPR), dalam surat pernyataannya yang dikutip Pelita menyebutkan 10 poin tentang kasus Konsuil. Diantaranya menyatakan, sejak adanya Konsuil, tingkat kebakaran rumah karena instalasi listrik, bukannya menurun, malahan bertambah. Menurut LSM itu akibat kelalaian Konsuil yang rawan suap, dan didalam mengeluarkan (Sertifikat Laik Operasi) secara asal-asalan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu, instalasi kabel tumpur tidak pernah diperiksa. Apalagi daerah yang termasuk terpencil Konsuil malas mensurvei, dengan cukup berhenti di kantor-kantor pembantu (KP) PLN, menunggu jatah oknum PLN/calo SLO tetap bisa keluar banyak terbukti. LSM ini juga menemukan biaya Konsuil dengan harga yang sangat mahal. Biaya itu dianggap sangat mencekik masyarakat disaaat harga biaya penyambungan PLN dan UJL yang melambung naik. Menurut Arthur, keberadaan Konsuil sudah lama dibentuk sejak Mei tahun 2003 di Banten berdasarkan MoU antara PT PLN (Persero), Konsuil, dan AKLI Jawa Barat dengan program awal merupakan program percontohan. Dalam praktiknya, kata dia, khususnya untuk Wilayah III Cirebon, pihak Konsuil telah melakukan pungutan via AKLI setempat terhadap pelanggan baru sebesar Rp60.000 yang kemudian turun menjadi Rp45.000. Ironisnya, kata Arthur, pihak PT PLN (Persero) setempat tidak akan melaksanakan penyambungan arus listrik terhadap pelanggan atau masyarakat, jika belum ada SLO dari Konsuil. Informasinya, hanya AKLI Kota Cirebon saja yang tidak sudi dijadikan sarana pemungutan kepada masyarakat oleh Konsuil. Lebih tegas lagi Arthur mengatakan, tugas Konsuil adalah memeriksa kelaikan instalatir untuk penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO). Namun, Arthur meragukan keahlian petugas Konsuil karena rata-rata mereka berpendidikan hanya STM Kelistrikan. Sedangkan instalatir AKLI pendidikannya lebih tinggi karena rata- rata DIII sampai S1. Arthur sendiri mengaku pernah melaporkan kasus Konsuil ini ke Kejaksaaan Negeri (Kejari) Sumber awal tahun 2007 lalu. Dirinya bahkan telah diperiksa sebagai saksi pelapor selama tiga jam oleh penyidik kejaksaan dengan jumlah delapan pertanyaan. Namun, sampai sekarang penanganan kasus itu masih menggantung. Saya jadi heran dan tidak habis pikir. Kalau memang ada penghentian penyidikan karena tidak ditemukan bukti-bukti kuat, ya mestinya ada SP3 (Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan) dan untuk itu saya harus diberi tahu sebagai saksi pelapor. Tapi mana, sampai sekarang tidak ada kejelasannya, ungkapnya kesal. Untuk itu, dirinya meminta aparat kejaksaan atau kepolisian untuk kembali segera mengusut tuntas serta membubarkan keberadaan lembaga Konsuil, karena diduga kuat lembaga tersebut hanya merupakan sarana pungli. Menanggapi hal ini, Manager PT PLN (Persero) APJ Cirebon Mat Dahlan ketika dihubungi Pelita via telepon seluler, Sabtu (30/5) megatakan, desakan mengenai pembubaran Konsuil adalah diluar kewenangan PLN. Sebab, kata dia PLN sifatnya hanya user, dan keberadaan Konsuil dibentuk oleh pemerintah berdasarkan undang- undang yang ada. Konsuil dibentuk untuk melakukan controlling kelaikan terhadap pemasangan instalasi yang dilakukan rekanan PLN yaitu AKLI untuk kemudian diterbitkan SLO. Jadi jelas, masalah pembubaran Konsuil itu diluar kewenangan PLN. Kita hanya sebagai user saja. Sebab, yang namanya pemasangan listrik itu rentan terjadi kecelakaan, sehingga perlu dilakukan pengontrolan. Takutnya terjadi penggunaan kabel yang tidak kelihatan, atau penggunaan MCB yang tidak standar misalnya, kata Dahlan. Karena akses terbatas, hingga berita ini diturunkan, Pelita belum dapat konfirmasi dengan pihak Konsuil, AKLI maupun Kejari Sumber. (ck-38

SUARA MERDEKA
AKLI Adukan Konsuil ke DPRD
SEMARANG- Para pengurus Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Semarang dan paguyuban Biro Teknik Listrik (BTL), Jumat (16/2) mengadukan Komite Nasional Keselamatan untuk Instalasi Listrik (Konsuil) ke Komisi A DPRD Kota Semarang.
AKLI mengeluhkan biaya pemeriksaan instalasi listrik oleh Konsuil, karena sangat memberatkan konsumen.
Usai pertemuan itu, Ketua AKLI Semarang Ir Suwarto MSi mengatakan, Konsuil menarik pembayaran untuk setiap pemeriksaan yang dilakukan. Biaya itu menjadi beban konsumen jasa listrik, dan pembayarannya melalui BTL. ''Itu pula yang membuat kami merasa berat, karena akhirnya terjadi pembengkakan anggaran,'' katanya.
Terkait keterlibatan BTL tersebut, dia mengaku tahun 2006 lalu pihaknya memang memberikan dukungan pada Konsuil. Namun tahun 2007 ini, pihaknya sudah berpikir untuk menarik dukungan itu.
Ia menyebutkan, untuk pemasangan listrik 450 volt ampere (VA) misalnya, biaya yang dibebankan adalah Rp 60.000, 900 VA sebesar Rp 70.000, 1.300 VA sebesar Rp 85.000, dan 2.200 VA sebesar Rp 95.000.
Selain itu, jika instalasi listrik belum sesuai standar, Konsuil akan meminta BTL memperbaiki dan kemudian dilakukan pemeriksaan ulang. Biaya pemeriksaan ulang itu juga dibebankan pada BTL. Proses semacam itu menyebabkan konsumen tidak bisa segera memperoleh sambungan listrik dari PLN.
Sertifikasi Pemeriksa
Dalam pertemuan dengan DPRD Kota, AKLI juga menyoal sertifikasi pemeriksa dari pihak Konsuil. Menurut Suwarto, selama ini yang sudah disertifikasi hanya BTL. Dia mengatakan, dasar tarif pemeriksaan tersebut mengacu pada surat Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 4067/45/600.4/2006, tentang persetujuan biaya pemeriksaan instalasi. Selain itu, pihaknya menunjukkan Keputusan Menteri ESDM. Namun setelah dicermati, ternyata surat itu belum dibubuhi nomor dan tanda tangan, alias masih berupa draft.
Sementara itu Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Dra Hj Elfi Zuhroh K MM mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak terkait, termasuk PLN, Konsuil, dan Kejaksaan. ''Karena merupakan persoalan nasional, kami akan berkoordinasi dengan DPRD Jateng dan rekan kami di Komisi VII DPR RI.''
Secara terpisah, Ir Soewadji MBA, Pemimpin Konsuil Wilayah Jateng-DIY menjelaskan, lembaganya dibentuk pemerintah dan bersifat independen serta nirlaba. Karenanya, lembaga ini memiliki dasar hukum yang diatur melalui Peraturan Pemerintah dan Keputusan Menteri.
Di samping itu, lembaga yang mulai beroperasi akhir 2005 di wilayah Jateng-DIY juga memiliki struktur hingga pusat di Jakarta. Terkait pengaduan AKLI soal kinerja Konsuil, ia siap menerima panggilan DPRD bila dikehendaki.
Selama ini Konsuil berupaya melakukan kontrol terhadap hasil pekerjaan BTL. Bila memang tak sesuai standar, pihaknya tak segan meminta BTL menggantinya. ''Soal penetapan tarif, itu kebijakan pusat yang berlaku nasional. Begitu pula dengan prosedur pemasangan listrik baru, Konsuil akan memeriksa sebelum diserahkan ke PLN''. (G6, H22-18)
PLN Disjaya: Prosedur Konsuil Perlambat Pelayanan
Jakarta, Kamis Kirim Teman | Print Artikel Prosedur penyambungan baru jaringan listrik PLN yang harus melalui uji kelayakan instalasi oleh Komite Nasional Keselamatan untuk Instalasi Listrik (Konsuil), hanya memperlambat waktu pelayanan penyambungan baru. "Masukan masyarakat mengatakan prosedur pemasangan sambungan baru menjadi lebih lama dan harus terbebani biaya pemeriksaan untuk mendapat sertifikat laik operasi (SLO) dari Konsuil, dan ini bertentangan dengan asas pelayanan yang sederhana, cepat dan murah," ujar Deputi Manajer Humas PLN Distribusi Jakarta Raya Tangerang (Disjaya) Azwar Lubis, di Jakarta, Kamis (22/6).

Liputan6.com, Jakarta: Konsumen listrik di Jakarta keberatan dengan pungutan penyambungan listrik yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Instalasi Listrik (Konsuil). Warga keberatan karena biaya yang harus dikeluarkan bisa sampai tiga kali.
Warga yang akan menyambung listrik dari Perusahaan Listrik Negara harus membayar biaya pemeriksaan instalasi. Besarnya bervariasi antara Rp 60 ribu sampai Rp 95 ribu tergantung daya listrik yang akan disambung.
Tapi biaya itu tidak masuk ke PLN namun ke Konsuil. Badan yang anggotanya pensiunan pejabat PLN ini memang dibentuk untuk memeriksa instalasi listrik. Dari pungutan itu mereka bisa mendapat sekitar Rp 80 miliar setiap tahun. Apabila pungutan ini diberlakukan di seluruh Indonesia nilainya bisa mencapai triliunan rupiah.
Namun, tudingan ini dibantah Ketua Konsuil, Tunggono. Dia menolak tuduhan korupsi dalam pungutan itu. Menurut Serikat Pekerja Listrik (SPL) uang sebanyak itu rawan dikorupsi karena tidak pernah diaudit. Bahkan ada yang digunakan untuk bersenang-senang oleh pensiunan pejabat PLN. SPL juga menyatakan, pembentukan badan itu melanggar peraturan tentang badan yang layak melakukan pemeriksaan instalasi listrik [baca: Pekerja Listrik Menuntut Konsuil Dibubarkan].(IAN/Imron Rosyadi dan Bondan Wicaksono)


BERITA JATIM
Komisi B DPRD Jember Marahi PLN
Rabu, 21 Januari 2009 15:49:00 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan

Jember - Suara Ketua Komisi B DPRD Jember Sunardi meninggi, dalam rapat dengan PLN, di ruang komisi, Rabu (21/1/2009). Ia menyebut PLN tak berpihak kepada rakyat.

Pertemuan dengan PLN juga dihadiri wakil dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Pembahasan utama adalah pelayanan listrik untuk warga miskin dan penerangan jalan umum.

Sejak awal, Sunardi memuntahkan kekecewaan atas pelayanan PLN. Komisi B menemukan fakta bahwa ongkos pemasangan sambungan 450 VA melambung tinggi. Padahal pemasang sambungan ini mayoritas adalah warga miskin.

Ongkos pemasangan yang berkisar Rp 1,6 juta bisa melambung menjadi Rp 3 juta. "Ada permainan yang sulit dibuktikan," kata Imam Sudaim, salah satu anggota Komisi B. Membengkaknya ongkos ini dikarenakan masyarakat dibebani uang saving dan biaya konsuil yang melebihi ketentuan.

Jufriyadi, anggota Komisi B lainnya, khawatir ada upaya dari petugas PLN dan kontraktor listrik untuk meraup keuntungan. Yang memprihatinkan, PLN tidak bisa menolerir kesalahan warga sedikit pun dan langsung melakukan pemutusan sambungan, dengan alasan menyalahi perjanjian.

"Padahal orang desa kalau mau pasang sambungan tidak baca perjanjian. Petugas tidak membacakan, sehingga perjanjian dibuat sepihak. Jangan salahkan masyarakat," tukas Jufriyadi.

Sunardi mempertanyakan sikap manusiawi PLN yang sewenang-wenang melakukan pemutusan sambungan, misalkan karena terlambat membayar rekening. "Jangan serta-merta diputus begitu. Wong mereka bukan pencuri," katanya.

Dimarahi begitu, perwakilan PLN tak bisa berkutik. Emy Ambar, perwakilan PLN, mengatakan, biaya pemasangan sudah sesuai aturan. Untuk pemasangan 450 VA, biaya yang harus dibayarkan ke AKLI sebagai rekanan PLN adalah Rp 900 ribu untuk instalasi milik langganan dan untuk biaya konsuil Rp 60 ribu.

Sementara biaya yang harus dibayarkan ke PLN Rp 135 ribu (biaya pemasangan) dan uang jaminan langganan Rp 45.450. Emy justru menyalahkan masyarakat yang memilih jalan pintas,dan mendatangi calo daripada mengurus sendiri ke loket PLN. [wir/kun]

menambah pengunjung blog

Dear rekan-rekan pebisnis online….

Kalau Anda ingin sukses berbisnis di internet, salah satu syaratnya adalah memiliki sebuah situs atau blog yang memiliki banyak pengunjung (high traffic). Dengan banyaknya traffik pengunjung, kemungkinan Anda untuk sukses semakin besar.

Dengan memiliki pengunjung yang melimpah, Anda bisa mendapatkan penjualan yang lebih banyak. Dengan memiliki pengunjung yang berlimpah, Anda bisa menawarkan spot iklan yang lebih mahal dibanding situs atau blog yang ber-traffik rendah.

Nah kalau begitu pertanyaannya adalah :

Bagaimana cara meningkatkan traffik situs atau blog Anda?

Jawaban dari saya :

Ada banyak sekali, saya sendiri menerapkan belasan cara untuk meningkatkan traffik menuju situs-situs dan blog-blog saya.

Dan berita baiknya… saya akan membagikan sebagian caranya kepada Anda :)

OK, kalau gitu kita mulai tips-tipsnya (saya fokuskan untuk blog).

[1] Pergunakan nama domain yang mudah diingat

Jika Anda ingin meningkatkan traffik, usahakan untuk memiliki nama domain sendiri.

Jika Anda ingin situs atau blog Anda sukses dengan besar, maka yang pertama kali harus Anda perhatikan adalah nama Anda. Sama dengan kalau Anda ingin menjadi selebritis, nama Anda harus mudah diingat orang.

Mana yang lebih mudah diingat oleh Anda:

* namaAnda.com atau namaAnda.wordpress.com atau namaAnda.blogspot.com atau namaAnda.domainTertentu.com?

Saya rasa semua menjawab namaAnda.com.

Nah sekarang pertanyaannya mana yang lebih mudah diingat oleh pengunjung situs Anda? Dan mana yang akan lebih mereka sukai untuk dikunjungi? [yang pada akhirnya akan membuat traffik lebih tinggi]

Saya rasa jawabannya akan tetap sama, namaAnda.com.

Karenanya, usahakan untuk memiliki sebuah domain sendiri. Para pengunjung akan cenderung lebih mengingat nama yang pendek dan mereka akan lebih suka berkunjung ke situs yang memiliki nama yang pendek.

Jangan biarkan mereka lari hanya karena nama situs/blog yang terlalu panjang.

[2] Tulis artikel-artikel pillar

Yang dimaksud artikel-artikel pillar adalah artikel-artikel yang berfungsi sebagai sebuah “pillar/penyangga” traffik situs Anda.

Artikel-artikel ini biasanya sebuah artikel yang bertipe “list”, seperti 10 Tips Meningkatkan traffik, 5 Blog Teknologi Terbaik, Definisi Internet Marketing, dan sejenisnya.

Tipe-tipe artikel pillar seperti akan menarik traffik bagai magnet menarik besi, karena orang-orang akan selalu mencari artikel-artikel seperti ini. Orang-orang selalu butuh informasi tentang definisi dari suatu hal, atau 10 daftar terbaik untuk xxxxxxx atau sejenisnya.

Beda dengan artikel yang bercerita tentang pengalaman pribadi, orang-orang tidak terlalu tertarik dengan artikel-artikel seperti itu. Mungkin tertarik, tapi akan dilupakan — dan akhirnya tidak dikunjungi lagi, dan tidak direferensikan kepada orang lain.

Intinya : artikel-artikel yang selalu dicari-cari orang dan membuat orang lain ingin mengunjunginya berkali-kali PLUS menyebarkannya kepada orang lain.

[3] Rajinlah mengupdate postingan

Salah satu tips terpenting untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke blog Anda adalah dengan sering-sering menulis.

Orang akan senang berkunjung ke blog Anda jika mereka selalu mendapatkan sebuah artikel yang baru, yang fresh, yang segar. Mereka tidak akan suka, bahkan kecewa, jika datang ke blog Anda dan hanya disuguhi artikel-artikel yang lama.

Rasanya mungkin seperti disuguhi ikan basi.

Jadi jika Anda ingin situs Anda memiliki pembaca yang loyal, yang rutin berkunjung, sering-seringlah mengupdate blog Anda. Saran saya, 2-3 hari sekali minimal harus ada sebuah artikel baru. Atau, kalau bisa setiap hari bahkan lebih bagus.

[4] Seringlah berkomentar

Untuk mendapatkan traffik ke blog Anda, salah satu cara lainnya yang bisa dipergunakan adalah dengan sering-sering berkomentar di blog orang lain.

Pada saat Anda menuliskan komentar di blog orang lain, tentu Anda akan dimintai URL (alamat) dari situs/blog Anda, bukan? Nah, dari sanalah traffik akan datang.

Pastikan Anda memasukkan URL blog Anda dengan benar, atau URL posting blog yang ingin Anda promosikan dengan benar.

Menurut saya pribadi, yang ini efeknya kecil, tapi patut dicoba.

[5] Gunakan FEEDBURNER

Untuk meningkatkan traffik ke blog Anda, salah satu tips lainnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan memanfaatkan jasa dari feedburner.com.

Manfaatkan jasa gratis dari feedburner.com untuk meningkatkan jumlah pembaca RSS dari blog Anda, atau bahkan untuk memfasilitasi para pembaca yang ingin menikmati blog Anda via email.

Saya sendiri menggunakan FEEDBURNER untuk haryoprabowo.com, dan hasilnya untuk setiap postingan saya bisa mendapat puluhan bahkan ratusan pembaca secara instant (dan gratis).

[6] Submit artikel Anda ke Social Bookmark

Jangan remehkan the power of viral marketing!

Submit artikel Anda ke berbagai layanan social bookmarking seperti del.icio.us, atau digg.com atau technorati.com untuk meningkatkan traffik Anda.

Setiap kali ada orang melakukan searching sebuah topik yang sesuai dengan artikel yang Anda submit ke situs-situs tersebut, Anda berkesempatan untuk mendapatkan tambahan traffik pengunjung secara free.

[7] Optimasi SEO

Dapatkan banyak traffik gratis lainnya dari SEO!

Pelajari SEO (tidak dijelaskan di artikel ini) dan aplikasikan untuk blog/situs Anda, dan bahkan untuk halaman-halaman di situs/blog Anda. Traffik dari SEO ini sangat berkualitas dan targetted, serta 100% free.

Pengalaman saya pribadi, untuk beberapa domain yang saya miliki, saya dapat menghasilkan sekitar 300-400 pengunjung per hari secara gratis hanya dengan mengandalkan SEO semata. Free traffik, free money.

Jadi, jangan Anda sia-siakan.

[8] Buat artikel yang sedang “in” (populer)

Sebuah trik sederhana yang bisa membuat blog Anda mendapat kunjungan berlimpah adalah dengan membuat posting dengan judul (dan isi) yang bersangkutan dengan sebuah hal yang sedang menjadi “trend” di masyarakat.

Misalkan di masyarakat sedang ada kasus “Banjir di Jakarta” atau “Gunung Merapi meletus”, maka Anda bisa mencoba membuat sebuah artikel yang berkaitan dengan hal tersebut.

Dengan menulis artikel yang terkait dengan sebuah event yang sedang populer, Anda bisa jadi menarik banyak link dari blog lain atau bahkan menempati posisi yang tinggi di search engine (mis: google) untuk keyword terkait artikel berita tersebut ( karena belum ada blog lain yang membahas).

Ujung-ujungnya, traffik Anda bisa meningkat drastis.

[9] Bertukar link

Cara kuno? Eits, jangan diremehkan. Bertukar link walau terlihat kuno, tetapi saya buktikan sendiri bahwa hal ini sangat efektif.

Blog-blog saya bisa mendapat beberapa puluh (belum ratusan) pengunjung baru dalam sehari hanya dari hasil bertukar link dengan banyak blog lainnya.

Jika Anda betul-betul serius berbisnis, jangan sia-siakan satu pengunjung pun. Sebab siapa tahu satu pengunjung yang Anda anggap “remeh” (tidak terlalu signifikan) tersebut justru pengunjung yang “membawa uang” untuk Anda.

Jangan pernah meremehkan hal-hal kecil.

[10] Memasang iklan

Sebagai cara terakhir, jika memang Anda tidak berbakat dalam melakukan berbagai promosi yang gratis, atau Anda butuh hasil instant yang biasanya tidak bisa dicapai melalui traffik yang gratis, saran saya adalah : memasang iklan.

Anda bisa menggunakan berbagai sarana iklan, mulai dari PPC TExt, hingga banner-banner. Mulai dari jaringan yang khusus menangani iklan (seperti Google Adwords, KumpulBlogger) atau iklan di blog-blog pribadi orang lain.

Cara yang terakhir ini jujur saja agak mahal, tapi kalau Anda bisa memanfaatkannya dengan baik (memutar traffiknya mennjadi uang), tidak jadi masalah. Tidak ada ruginya beriklan beberapa ribu jika mendapat hasil beberapa juta.

MEMO KESEPAKATAN WARGA

MEMO KESEPAKATAN
WARGA PERUM BANGETAYU REGENCY BLOK E BANGETAYU, GENUK, SEMARANG


SEMARANG
TAHUN 2009

Menindak lanjuti pertemuan warga pada tanggal 04 April 2009 di Perum Regency Blok E dan dilanjutkan pertemuan kedua tanggal 16 April 2009 dengan pihak property yang diwakili oleh Bapak Tanu dan Bapak Rudi selaku karyawan Properti 21 dan pertemuan ketiga dengan Pihak tertinggi Pimpinan Properti 21 pada tanggal 17 Mei 2009 yang inti persoalannya adalah permintaan kami sebagai custumer atau pembeli perumahan yang telah memberikan kewajiban kami selaku pembeli untuk mendapatkan Hak Kami sesuai dengan perjanjian jual beli rumah di depan notaris. Antara lain :
1. Hak kami untuk mendapatkan sebuah Televisi per KK setiap pembelian perumahan di Perum Regency Blok E sesuai dengan promosi dari Properti 21
2. Hak Kami Untuk mendapatkan Penerangan Listrik PLN minimal Sebesar 900Va Per kapling Rumah
3. Hak Warga untuk mendapatkan Fasilitas Jalan Raya selebar 5 meter dimulai dari jalan masuk Dari RT 4 RW 1 Ke arah perumahan Regency Blok E
4. Hak Warga mendapatkan Air Bersih umum.
5. Hak Warga untuk mendapatkan Fasilitas umum berupa Penerangan Jalan Umum, portal, tempat Olah Raga, Pemakaman, dan lain-lain.
Dari sekian Hak-Hak Kami belum ada kewajiban dari property 21 yang terpenuhi dengan baik, dan setiap pertemuan dengan pihak pengembang kita hanya mendapatkan janji-janji yang ujung-ujungnya tak terealisasi, hal ini merupakan pelanggaran undang-undang no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, yaitu :
1. Pasal 8 ayat (1f) mengenai PERBUATAN YANG DILARANG BAGI PELAKU USAHA yang berbunyi: “Tidak sesuai dengan janji yang dinyatakan dalam label, etiket, keterangan, iklan, atau promosi penjualan barang/jasa tersebut”
2. Pasal 4 ayat (8) mengenai Hak konsumen yang berbunyi : “Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagai mana mestinya”.
3. Pasal 10 (a) tentang undang-undang perlindungan konsumen.
Dengan ini kami Ultimatum kepada pihak Properti 21 untuk kesekian kalinya agar bisa memenuhi kewajibannya memberikan hak-hak kami sebagaimana mestinya sesuai dengan janji-janjinya. dan apabila tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan maka kami bermaksud menyerahkan semuanya kepihak yang berwenang agar kami segera mendapatkan keadilan.
Demikian Memo ini kami buat, agar menjadi periksa demi kebaikan kita semua atas perhatian dan kebijaksanaannya kami ucapkan terima kasih.


Memo atau Kesepakatan :

Semarang, 18 Juli 2009
Atas nama Warga Perumahan Regency Blok E
KETUA RT


SUMANTRI

JASA INSTALASI LISTRIK

“JASA INSTALASI LISTRIK”
Anda bermasalah dengan instalasi listrik di tempat anda atau mungkin anda kesulitan mencari seseorang/maintenan listrik? atau mungkin anda ingin membuat instalasi baru di rumah anda?atau mungkin hanya melakukan servis listrik di tempat anda kami bantu anda untuk mengatasi masalah ini. Anda hubungi kami maka team kami akan datang memenuhi permintaan anda, team kami telah berpengalaman selama bertahun-tahun dalam tata kelistrikan dan instalasi listrik di perumahan, gedung dan perkantoran.
PENGALAMAN KERJA:
CV NATRIUM NUSANTARA untuk rekanan PT PLN PERSERO
CV TRI SETIA untuk rekanan PT PLN NASIONAL
CV SURYA ABADI untuk rekanan PT PLN PERSERO
1. Pekerjaan meliputi pergantian tab konektor jaringan tegangan rendah(SUTR)
2. Dan pergantian tab konektor sambungan rumah (SR) dan kotak APP Kwh meter.
3. Untuk contractror desain interior:
PEKERJAAN KAMI MELIPUTI :
• Servis listrik
• Instalasi listrik
• Perakitan dan pemasangan panel listrik
• Pasang arde/grounding
• Pasang penangkal petir
• Dan semua pekerjaan yang berhubungan dengan kelistrikan.
ONGKOS JASA BISA DI NEGO
Jika anda ingin mengajukan pertanyaan tentang instalasi listrik, anda bisa kontak atau sms di hp 024-70250761 atau via email: Akmalsigit@gmail.com

HUBUNGI KAMI :
“CV. SURYA ABADI”
Kontak person SIGIT : Hp. 024-70250761

Alamat

office : Jl. KH Sirojudin No 28 Semarang
Home : Telogo Mulyo Rt 001/RW01, Pedurunngan Semarang


Label : jasa instalasi listrik (Agendakan Tlp diatas jika perlu langsung kring…..ng)